Manisan Rumput Laut BAB I

TUGAS TERSTRUKTUR

“ Manisan Rumput Laut ”

PERANCANGAN PROYEK INDUSTRI

 

 

 

 

 

 

Oleh :

Agdinal Brilliant Indra                                   ( 105100313111004 )

Galib Muttaqin                                             ( 105100300111015 )

Hafizh Karisma Yafi                                      ( 105100307111007 )

Reza Putra Susatya                                      ( 105100307111016 )

Windra Wisesa                                             ( 105100300111001 )

 

 

 

 

 

JURUSAN TEKNOLOGI INDUSTRI PERTANIAN

FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN

UNIVERSITAS BRAWIJAYA

MALANG

2013


BAB I

PENDAHULUAN

Potensi Bahan Baku

Rumput laut sebagai salah satu komoditas hasil perikanan yang sebagian besar diekspor dalam bentuk kering dan produk setengah jadi. Dipasar internasional rumput laut yang berasal dari Indonesia masih dihargai rendah hal tersebut disebabkan karena mutunya rendah yaitu kdar air dan kotoran (pasir, garam dan campuran jenis rumput lain) serta rendahnya rendemen dan kekuatan gel yang dihasilkan. Selain masalah mutu rendah, persaingan dengan Negara pengekspor lain dan monopoli perdagangan dunia untuk komoditas ini maka harga rumput laut sering tidak menentu yang berakibat merugikan petani. Potensi rumput laut di Indonesia sebagai Negara maritime yaitu hampir seluruh wilayahnya dikelilingi perairan sangat menguntungkan sebagai lokasi budidaya rumput laut. Rumput laut menghendaki perairan yang tenang, hal ini juga memudahkan nelayan untuk melakukan budidaya. Berikut adalah data produksi rumput laut menurut LIPI.

 

Saat ini penanganan dan pengolahan pasca panen rumput laut perlu diusahakan secara optimal, padahal sebetulnya teknologi penanganan dan pengolahannya (terutama agar- agar kertas) cukup sederhana dan tidak memerlukan modal yang besar dan peralatan yang canggih. Jika teknologi pasca panen rumput laut dapat dikembangkan dan diterapkan dengan baik, maka agroindustri yang bertujuan meningkatkan nilai tambah, menambah lapangan kerja dan mengurangi impor produk jadi rumput laut dapat tercapai. Rumput laut akan lebih bernilai ekonomis setelah mendapat penanganan lebih lanjut. Secara umum penanganan yang baik rumput laut harus memperhatikan aspek pemanenan, pengeringan, pencucian pengemasan, dan penyimpanan.

 

Potensi Pasar

Budidaya rumput laut dikembangkan di Indonesia, karena perkembangan permintaan komoditas rumput laut yang sangat besar. Hal ini disebabkan rumput laut merupakan salah satu komoditas penting karena kandungan agar nya dan vitamin yang terkandung di dalamnya. Berbagai kegunaan ini menyebabkan meningkatnya permintaan terhadap komoditas ini, dimana terjadi peningkatan permintaan sekitar 15% per tahun. Oleh sebab itu, prospek budidaya rumput laut yang sangat menjanjikan, mendorong minat banyak masyarakat investor untuk berinvestasi dalam usaha budidaya rumput laut terutama produk manisan rumput laut. Selain itu banyaknya penduduk Indonesia dengan  Manisan rumput laut di indonesia pada saat sekarang ini banyak peminatnya sebagai oleh-oleh atau buah tangan di daerah Bontang Kaltim.

 

Potensi Temuan / perkembangan teknologi

Seiring berkembang pesatnya kemajuan teknologi dalam berbagai aspek kehidupan, membuat sejumlah kalangan masyarakat ingin mengaplikasikan teknologi sebagai solusi mempermudah kegiatan mereka terutama dalam hal produksi produk pangan. Pada dasarnya teknologi yang ada saat ini cukup membantu pada proses produksi dalam jangka waktu tertentu. Namun tidak menutup kemungkinan pada suatu saat nanti teknologi yang lebih mutakhir akan dibutuhkan. Salah satunya teknologi yang digunakan untuk mengoptimalkan pada produksi Manisan rumput laut. Pada produksi manisan rumput laut hingga saat ini mayoritas menggunakan teknologi sederhana sehingga proses dan hasil yang diperoleh terkadang minim. Dengan memproduksi manisan rumput laut, suatu saat akan bisa dikembangkannya teknologi yang lebih optimal.

Pengolahan rumput laut yang ada di Indonesia masih sederhana. Hal ini membuat sangat besar kemungkinan untuk dilakukan penelitian guna mengolah rumput laut menjadi lebih bermanfaat. Salah satu cara pengolahan rumput laut tersebut adalah membuat manisan rumpuut laut.

 

Perkembangan UKM

Semakin berkembang dan banyaknya produk baru yang dihasilkan, semakin cepat pula memicu perkembangan pada UKM. Hal ini terlihat dari begitu banyaknya dan beragam jenis produk yang semakin bervariasi. Dengan adanya variasi pada produk makanan saat ini, bertujuan untuk memicu daya usaha masyarakat akan kebutuhan pokok. Salah satu nya adalah Manisan rumput laut yang merupakan produk baru dengan harapan mampu membuka peluang UKM yang ada saat ini. Sehingga varietas produk dapat membantu masyarakat akan menjaga perkembangan UKM dan dapat menjadi lapangan pekerjaan.

 

Gambar Manisan Rumput Laut :

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kendala permasalahan :

Pada saat sekarang ini kendala yang terjadi pada manisan rumput laut adalah bahan bakunya yaitu rumput laut itu sendiri karena belum terbangun kesadaran di tingkat pembudidaya maupun pengepul lokal terhadap jaminan mutu produk rumput laut yang dihasilkan. Pengelolaan pasca panen yang masih kurang memperhatikan jaminan mutu masih seringkali dilakukan oleh pembudidaya di beberapa lokasi. Namun jika pasokan rumput laut tidak ada, rata-rata harus mengambil rumput laut dari luar daerah dengan kualitas yang belum tentu sesuai dan penambahan biaya pengiriman sehingga menambah biaya produksi. Kendala ini yang sering kali terjadi pada bahan baku rumput laut.

 

Batasan jenis produk :

Produk manisan rumput laut buatan kami adalah manisan rumput laut dengan berbahan dasar rumput laut berjenis Kombu yang termasuk spesies Laminaria. Kombu dipilih karena mempunyai Kandungan yodium, kalsium, kalium, magnesium, zat besi, sodium, kromium, protein, fosfor, karoten, vitamin A, C, D, E, K, dan B kompleks. Kombu merupakan agen anti virus, ampuh meredakan nyeri otot dan sendi, menurunkan tekanan darah, memperbaiki kualitas tidur, menyembuhkan jaringan yang rusak, membantu menurunkan berat badan, sampai mencegah pertumbuhan tumor. Kombu banyak dibudidayakan di wilayah Indonesia timur seperti Flores, Nusa Dua dan Ambon.

Aspek yang akan di kaji

Dalam pembuatan industri manisan rumput laut Kombu mempelajari aspek teknologi pembuatan, finansial, pemasaran dan kesehatan. Aspek teknologi pembuatannya akan bertitik berat pada penentuan metode pembuatan manisan yang efektif dan efisien. Hal ini dikarenakan kami tidak ingin menghilangkan manfaat dari kombu karena proses yang ada. Oleh karena itu kharakteristik kombu menjadi patokan dasar penentuan teknologi pembuatannya. Penentuan teknologi pembuatan akan menjadi bagian dasar dari aspek finansial yang dikaji. Semakin murah biaya yang dikeluarkan akan menjadikan harga jual juga rendah.

Aspek pemasaran yang dikaji meliputi penerimaan masyarakat terhadap produk baru yakni manisan berbahan dasar rumput laut yang dapat memberikan manfaat kesehatan bagi konsumen. Manisan Kombu lebih tepat disebut pangan fungsional dimana Kombu mempunyai manfaat sebagai agen anti virus, ampuh meredakan nyeri otot dan sendi, menurunkan tekanan darah, memperbaiki kualitas tidur, menyembuhkan jaringan yang rusak, membantu menurunkan berat badan, sampai mencegah pertumbuhan tumor.

 

Tujuan

Pembuatan industri manisan rumput laut kami bertujuan untuk mendirikan sebuah perusahaan pangan fungsional yang disukai masyarakat dan berkhasiat bagi kesehatan.

 

 

Peyeum Bogor

Tapai singkong adalah tapai yang dibuat dari singkong yang difermentasi. Makanan ini populer di Jawa dan dikenal di seluruh tempat, mulai dari Jawa Barat hingga Jawa Timur. Di Jawa Barat, tapai singkong dikenal sebagai peuyeum (bahasa Sunda).

Pembuatan tapai melibatkan umbi singkong sebagai substrat dan ragi tapai (Saccharomyces cerevisiae) yang dibalurkan pada umbi yang telah dikupas kulitnya. Ada dua teknik pembuatan yang menghasilkan tapai biasa, yang basah dan lunak, dan tapai kering, yang lebih legit dan dapat digantung tanpa mengalami kerusakan. Tapai kering populer di daerah Priangan utara (Purwakarta dan Subang), dan dikenal sebagai buah tangan khas dari daerah ini (dikenal sebagai peuyeum gantung, karena diperdagangkan dengan digantung.).

Perbedaan peuyeum dan tapai biasa adalah peyeum tidak dikukus terlebih dahulu sehingga dibutuhkan waktu fermentasi yang lebih lama. Keuntungan dari fermentasi peuyeum adalah daya simpan yang lebih lama dan memiliki teksturyang lebih padat.

 

Berikut adalah cara pembuatan peuyeum :
1) Potong-potong ubi kayu lalu kupas, kemudian cuci;

2) Rendam sebentar dengan air hangat
3) Angkat dan tiriskan lalu dinginkan;
4) Lumurkan ragi pada seluruh permukaan ubi kayu. Pada bagian atas tumpukan ubi kayu, taburkan lagi ragi sebelum ditutup dengan daun talas atau plastik;
5) Peram selama ± 2~9 hari.

Biaya mutu

Latar Belakang
Majunya perindustrian di Indonesia sangatlah berpengaruh akan permintaan pasar tenaga kerja akhir-akhir ini. Setiap sarjana teknologi industri pertanian diharapkan dapat menguasai manajemen mutu,terutama biaya mutu. Dengan meneliti biaya mutu, maka  dapat mengetahui estimasi biaya awal suatu perusahaan dalam biaya mutu.
Tujuan
Dengan dilakukannya pengamatan dan pembuatan masalah ini maka diharapkan mahasiswa TIP dapat mengerti cara penyusunan biaya mutu.

Rumusan masalah
Penyusunan biaya mutu ini diharapkan dapat membantu menaikan kualitas yang dimiliki produk saat ini. Semua pengamatan ini dilakukan agar produk yang telah ada dapat mencapai tingkatan yang lebih tinggi.

Latar belakang, Tujuan dan Rumusan Masalah

Latar Belakang

Seiring dengan perkembangan zaman, setiap bahan pangan dan produk pangan sangat beragam. Standarisasi sangat diperlukan untuk menyeragamkan  bahan pangan maupun produk pangan terbut. Standarisasi yang menjadi sorotan penting bagi umat muslim yaitu status keHalalan pangan. Suatu kehalalan pangan merupakan suatu indikator yang sudah menjadi standar pangan yang diakui hampir seluruh dunia.

Tujuan

Dengan pengetahuan tentang Halal dan Haram suatu bahan pangan maupun produk pangan, maka masyarakat dapat melihat indikator haram dan halal dengan lebih spesifik.

Rumusan Masalah

Permasalahan yang ada yaitu suatu tingkat kehalalan dari bahan pangan agar dapat diketahui oleh khalayak umum.