Banyak buku yang menjabarkan permasalahan sukses. Selain itu jg banyak yang menjabarkan bagaimana cara untuk sukses. Pada dasarnya kalau mau sukses itu ada 2 bagian yg sejauh ini saya sadari. Kesadaran itu antara lain:
1. Kesadaran internal
2. Kesadaran eksternal

Dari kedua hal tersebut bisa mewakili banyak aspek kehidupan. Tidak hanya sebatas kesuksesan saja. Mungkin bisa untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Bahkan bisa teraplikasikan dalam sistem tertentu. Penjabaran mungkin tidak bisa diterima, hal ini karena diri saja yang tidak mau menerima atau menganggap ini hanya sebagai tulisan ga penting. Toh itu kehendak bebas anda.

1. Kesadaran internal
Alat timbangan dengan kapasitas 100 gram tidak akan bisa menimbang benda 25 kilogram. Benda tersebut setidaknya hanya bisa di timbang dengan timbangan yang sesuai dengan batas tertentu. Kadang kala kesadaran diri kita untuk tidak mau sadar akan diri membuat diri kita menerima tugas yang terlalu mudah, atau tugas yang tidak akan pernah bisa diselesaikan. Kesadaran akan diri memiliki banyak keuntungan, antara lain:
A. Merencanakan sesuatu
B. Mengerjakan sesuatu
C. Memperkirakan hasil
Dengan sadar akan keadaan diri dan kapasitas diri akan menjadikan diri kita menjadi bisa menjadikan diri kita menjadi tingkat optimum. Dalam keadaan optimal maka diri akan memperikan hal yang terbaik dan seimbang baik dalam perencanaan, proses dan hasil akhirnya. Mungkin ada banyak aspek lain selain yang diceritakan di atas. Setidaknya itu sedikit yg bisa di share.

2. Kesadaran eksternal
Kesadaran eksternal adalah kemauan diri untuk mengetahui situasi yang ada di sekitar kita. Sebongkah es tidak akan bertahan lebih dari 2 jam di hari yang terik. Berusahalah untuk tau apa yang terjadi di sekitarmu untuk membuat diri menjadi lebih optimal. Jika mau berdampak terhadap suatu situasi maka kita harus menjadi lebih teguh dibandingkan dengan situasi sekitar. Selama kita tidak mau sadar akan lingkungan sekitar, bersiaplah untuk dibentuk oleh lingkungan sekitar.

Kondisi lain berkata, seteguh-teguhnya batu karang akan habis oleh air laut. Jawaban yang lebih bijak adalah jangan jadi batu karang. Jadilah jembatan. Kenapa? Karena jembatan mendapatkan pemeliharaan berkala.

Maka dari itu kedua aspek tersebut harus selalu ada dan seimbang.

View on Path